Manufacturing & Maritime2026

Riksa Uji Overhead Crane Demag 80 Ton – PT PAL Indonesia

PT PAL INDONESIA

Project Overview

Aktivitas pengangkatan material berat di fasilitas manufaktur dan galangan kapal berskala nasional seperti PT. PAL Indonesia menuntut performa alat angkat yang memiliki tingkat keamanan level tinggi. Guna memastikan operasional berjalan tanpa risiko kegagalan struktural, PT. PAL Indonesia menunjuk PT Cipta Selamat Mandiri (Cipta Safety) untuk melakukan riksa uji pada Overhead Travelling Crane raksasa berkapasitas 80 Ton di Workshop Konstruksi Plant 2. Unit crane dengan bentang span 25 meter ini memegang peranan vital dalam menyokong alur produksi komponen kapal berat.

Inspeksi komprehensif dimulai dari pemeriksaan visual terhadap struktur penopang beban, termasuk baut pondasi, kolom rangka, kelurusan rel travelling dan transversing, hingga kondisi roda gigi pembawa trolley. Komponen vital berupa Tali Kawat Baja (Steel Wire Rope) berkonstruksi 6 x FI 29 berdiameter 28 mm sepanjang 200 meter diperiksa secara cermat dan dipastikan bebas dari korosi maupun putus kawat. Guna mendeteksi potensi cacat tersembunyi atau kelelahan logam (metal fatigue), tim ahli K3 melaksanakan pengujian Non-Destructive Test (NDT) menggunakan metode Liquid Penetrant pada lekukan Hook utama berdimensi 135x175 mm. Hasil pengujian menunjukkan status accepted, mengonfirmasi bahwa struktur kait bersih dari retak mikro.

Tahap pengujian performa dilanjutkan dengan speed test untuk memvalidasi kecepatan gerak travelling (14 m/menit), transversing (14 m/menit), dan hoisting (4 m/menit) yang berjalan sangat stabil tanpa ada gejala slip pada sistem motor. Pengujian puncak berupa uji defleksi statis dilakukan dengan membebankan muatan uji seberat 66.230 kg (mewakili 82,78% dari kapasitas maksimum). Berdasarkan pengukuran laser presisi, lendutan jembatan girder tercatat hanya sejauh 10 mm (berubah dari 20.207 mm ke 20.197 mm). Angka ini berada jauh di bawah ambang batas toleransi maksimal yang diizinkan standar K3 yaitu 28,15 mm. Dengan hasil tersebut, unit dinyatakan memenuhi seluruh kriteria keselamatan operasional K3.

Scope of Work

  • Pemeriksaan visual integritas struktural rangka jembatan girder, kolom pendukung, dan landasan rel pergerakan.
  • Pengecekan teknis keausan fisik dan pelumasan pada komponen Tali Kawat Baja (Steel Wire Rope) utama berdiameter 28 mm.
  • Pelaksanaan pengujian Non-Destructive Test (NDT) Liquid Penetrant pada komponen kait utama (Hook) berkapasitas 80 Ton.
  • Pengujian fitur dan perangkat pengaman (safety device) meliputi limit switch travelling, transversing, up end hoist, hingga fungsi lampu rotary dan tombol darurat.
  • Pengujian kecepatan operasional (Speed Test) laju horizontal maupun vertikal.
  • Pengukuran tingkat kelendutan struktur (Uji Defleksi/Statis) menggunakan beban uji kumulatif seberat 66.230 kg dengan indikator load cell digital.
  • Evaluasi akhir kepatuhan standar K3 berdasarkan regulasi Permenaker No. 8/MEN/2020.

Tidak yakin layanan apa yang dibutuhkan?

Tim ahli kami siap mendengarkan kondisi di lapangan dan merekomendasikan langkah inspeksi yang tepat sesuai regulasi.