Project Overview
Kapasitas penanganan material berat yang andal sangat esensial bagi fasilitas manufaktur berskala masif seperti PT. PAL Indonesia. Demi menjamin tidak adanya risiko kegagalan pengangkatan alat berat pada area produksinya, pihak PT. PAL Indonesia menugaskan PT Cipta Selamat Mandiri (Cipta Safety) sebagai Perusahaan Jasa K3 (PJK3) untuk menginspeksi keselamatan operasi Overhead Travelling Crane mereka. Objek uji ini merupakan crane tipe Double Girder pabrikan Demag buatan tahun 1990 yang berada di Workshop CNC, dengan total bentangan span mencapai 25 meter dan mampu mengangkat beban utama seberat 60 ton serta hoist tambahan (aux) berkapasitas 10 ton. Proses sertifikasi dimulai dengan inspeksi visual mendalam pada sistem mekanikal, dudukan rel, kelurusan struktur girder, dan kondisi tali kawat baja (Steel Wire Rope) berdiameter 24 mm sepanjang 230 meter yang dipastikan masih laik pakai. Sebagai langkah krusial dalam mendeteksi kelelahan logam (metal fatigue), tim ahli K3 kami melakukan pengujian tidak merusak atau Non-Destructive Test (NDT) menggunakan cairan Liquid Penetrant pada material Hook utama di area seluas 500x500 mm. Pengujian ini memperlihatkan hasil accepted (diterima), mengonfirmasi bahwa tidak ada jejak keretakan mikro pada lekukan tumpuan kait penyangga utama. Pada sesi pengujian performa, speed test atau tes kecepatan dinamis dijalankan untuk memvalidasi laju motor penggerak. Unit tercatat beroperasi mulus dan stabil di mana kecepatan hoisting berada pada 4 m/menit, sedangkan kecepatan travelling maupun transversing tercatat optimal pada 14 m/menit tanpa indikasi slip. Pengujian beban statis (uji defleksi) kemudian diaplikasikan dengan menggantung beban seberat 54.850 kg (setara dengan 91,42% dari Safe Working Load). Hasil pengukuran presisi dengan instrumen laser menunjukkan defleksi material hanya melendut sejauh 13 mm (dari 11.962 m ke 11.949 m). Angka ini berada jauh di bawah nilai toleransi maksimal standar yaitu 28,15 mm (dihitung dari 1/600 x panjang span). Dengan kesuksesan seluruh pengujian ini, crane disimpulkan terawat dengan amat baik dan laik dioperasikan secara penuh dengan tambahan imbauan keselamatan untuk memasang rambu penunjuk mata angin pada badan girder.
Scope of Work
- Pemeriksaan kelayakan konstruksi pondasi, pengikat sambungan baut, rel penahan, landasan kerja, dan integritas struktur girder utama.
- Pengecekan teknis keausan fisik Steel Wire Rope utama berkonstruksi 6 x FI 29 (regular lay) dengan diameter 24 mm.
- Pelaksanaan pengujian Non-Destructive Test (NDT) Liquid Penetrant pada struktur baja Hook (Kait).
- Pengujian perangkat pencegah bahaya (safety device) meliputi limit up end hoist, tuas pengereman (brake limit switch N/C), end transversing/travelling, perlindungan lock release pada push bottom, serta berfungsinya rotary lamp.
- Pengetesan kecepatan mekanis (Speed Test) laju roda-roda travelling, laju transversing, dan kecepatan turun-naik (hoisting).
- Pengetesan kelendutan lentur tengah struktur jembatan (Uji Defleksi/Statis) dengan penerapan beban muatan pengujian gabungan sebesar 54.850 kg menggunakan indikator load cell digital MK-E85.
- Evaluasi validasi standar K3 berpedoman pada undang-undang Permenaker No. 08/MEN/2020.



