Manufacturing & Maritime2026

Riksa Uji Overhead Crane Demag 5 Ton – PT PAL Indonesia

PT PAL INDONESIA

Project Overview

Kecepatan siklus perakitan di galangan kapal sangat bergantung pada perpindahan material berat secara konsisten dan aman. Menyadari risiko tinggi yang menyertai aktivitas ini, PT. PAL Indonesia mendelegasikan pemeriksaan kelaikan keselamatan alat beratnya kepada Perusahaan Jasa K3 (PJK3) PT Cipta Selamat Mandiri (Cipta Safety). Pemeriksaan K3 yang dilaporkan di sini berfokus pada instalasi Overhead Travelling Crane Double Girder buatan pabrikan Demag tahun 1992. Terpasang di Workshop Pabrikasi, mesin pengangkat dengan bentang lintasan 25 meter ini memikul peran memindahkan konstruksi beban dengan daya angkat maksimal hingga 5 Ton pada elevasi kerja yang cukup tinggi, mencapai 22 meter.

Inspeksi dimulai dengan pemantauan parameter keutuhan fisik pondasi penyangga rel, kesesuaian instalasi stopper pengaman, hingga evaluasi pengereman unit rumah roda pengerak. Perhatian khusus diarahkan pada komponen krusial pemindah vertikal yakni Tali Kawat Baja berdimensi 11,5 mm dengan tipe susunan 6 x FI 29 (regular lay). Meski masih berfungsi normal, tim teknis mencatat adanya keausan berupa tekukan pada lintasan kabel panjang 100 meter tersebut, sehingga direkomendasikan kepada pihak manajemen pabrik untuk dijadwalkan penggantian berkala. Tim Cipta Safety kemudian beralih menguji keutuhan baja penyangga beban menggunakan teknik Non-Destructive Test (NDT) Liquid Penetrant pada inti cekungan Kait Utama berdimensi 195x195 mm. Konfirmasi accepted pada area ini menuntaskan kekhawatiran tentang potensi retak rambut (metal fatigue) pada baja tempa.

Rangkaian pembuktian teknis diakhiri dengan uji fungsional kelajuan (Speed Test) dan beban dinamis (Uji Defleksi). Hasil tes fungsional membuktikan transmisi kelistrikan mekanik bekerja halus, di mana rotasi gerak horisontal melintang (transversing) berhasil menembus 14 m/menit tanpa selip sedikit pun. Yang paling membanggakan adalah tingkat kekakuan statis girder tersebut. Saat dites dengan penggantungan balok muat uji seberat 4.550 kg (setara dengan 91% utilitas beban izin), struktur penopang ini sama sekali tidak mencatat terjadinya lendutan (defleksi tercatat sempurna di angka 0 mm, di bawah toleransi 28,15 mm). Kinerja struktural yang amat solid ini menjadi bukti mutlak kelaikan dan keamanannya bagi perlindungan K3 di workshop.

Scope of Work

  • Validasi fisik kekuatan pengikatan landasan, struktur kelurusan rel-rel horisontal, dan inspeksi pengencangan baut fondasi dudukan mesin utama.
  • Pengamatan mendetail atas indikasi fisik keausan dan tekukan mekanis komponen lintasan Tali Kawat Baja sepanjang 100 meter berukuran 11,5 mm.
  • Pemindaian bebas cacat melalui teknik Liquid Penetrant (NDT) guna memverifikasi nihilnya celah mikro retak material baja pada permukaan Kait Utama 5 Ton.
  • Inspeksi ketangguhan respons komponen perlindungan K3 kelistrikan (safety device), yang menguji rem koil magnetik (Brake Limit N/C), sinyal lampu pemandu darurat, tuas rem lintasan ujung batas (end transversing/travelling), hingga sensitivitas blok tuas tekan (push bottom lock release).
  • Pengujian laju putaran (RPM) mekanik di angka fungsional kecepatan travelling (laju depan-belakang) rata-rata 14 m/menit dan kelancaran putaran hoisting (naik-turun) pada 7 m/menit.
  • Tes pembuktian stabilitas statis kelenturan penampang lintasan 25 meter dengan beban beton timbang terukur sebesar 4.550 kg.
  • Analisis komparatif standardisasi kepatuhan operasional meninjau undang-undang nasional ketenagakerjaan berdasar Permenaker No. 08/MEN/2020.

Tidak yakin layanan apa yang dibutuhkan?

Tim ahli kami siap mendengarkan kondisi di lapangan dan merekomendasikan langkah inspeksi yang tepat sesuai regulasi.